LIVERPOOL MENANG TIPIS MELAWAN WOLVERHAMPTON, USAI MENERIMA HASIL VAR
Liverpool mengalahkan Wolverhampton Wanderers 1-0 dalam pertandingan Liga Premier berkat bantuan Asisten Video Asisten (VAR) di Anfield. Liverpool tampil terbaik di pertandingan ini. Manajer Jürgen Klopp bertekad untuk berusaha meraih kemenangan agar bisa menjaga jarak dengan Leicester City yang berada di peringkat kedua The Reds juga bermain agresif untuk mencapai gol-gol ini sejak beberapa menit pertama. Salah satu peluang emas diciptakan oleh peluang yang dimiliki Mohamed Salah pada menit ke-21. Voli salah setelah sundulan dari Sadio Mane, tetapi upaya pemain Mesir masih bisa diantisipasi dengan sempurna oleh Rui Patricio.
Pada menit ke-30 giliran Mane untuk memasukkan namanya di papan skor. Kali ini tembakan Manes dari area penalti diblokir oleh bek Wolverhampton dan berakhir dengan tendangan sudut. Sudut Alexander-Arnold mengarah ke Roberto Firmino di sebelah kanan, tetapi sundulan Brasil hanya tipis di sisi kiri gawang. Liverpool baru bisa memecah kebuntuan dengan cheat suram jarak pendek di menit ke-42. Gol itu kontroversial karena Adam Lallana dianggap bola tangan jika ia memegang bola dengan kotak yang bergulir ke surai. Tapi wasit Anthony Taylor membenarkan gol setelah melihat pengulangan VAR.
Sebelum akhir babak pertama, Wolverhampton bahkan mencetak 1-1. Pedro Neto membentur Alisson Becker dengan tendangan keras dari area penalti. Namun, wasit menyatakan gol tersebut batal karena pemain Wolverhampton berada dalam posisi offside sebelum gol itu dicetak. Skor juga 1-0 untuk keunggulan Liverpool sampai babak pertama berakhir
Di babak kedua, Wolverhampton Liverpool menghadapi perlawanan yang masuk akal. Ini tidak membuat Mane dkk bebas menciptakan peluang berbahaya di area penalti tim tamu. Peluang bersih baru untuk Liverpool di pertengahan babak kedua. Firmino memiliki peluang untuk mencetak gol setelah seorang pemain Liverpool membangun kemitraan yang baik. Sebelum akhir babak kedua, Wolverhampton memberikan tekanan yang meningkat pada equalizer. Tapi tidak ada peluang yang dibuka Raul Jimenez untuk Ruben Vinagre yang bisa menahan gol sampai wasit meniup sinyal di akhir babak kedua.


No comments: