Ads Top

ARTIS TERKENAL YANG DIBUNUH OLEH FANS SENDIRI - PART 1


Menjadi seorang artis pasti ada suka dan dukanya. Tidak hanya pekerjaan sebagai seorang artis namun hampir semua pekerjaan memiliki suka dan duka masing-masing. Mungkin jika kita lihat dari layar televisi menjadi seorang artis adalah hal yang sangat menyenangkan namun ternyata menjadi seorang artis juga harus memiliki mental yang kuat untuk menghadapi pro dan kontra masyarakat. 

Memiliki fans dan haters sudah hal yang biasa bagi seorang artis. Namun kasus-kasus berikut ini cukup membuat banyak orang tercengang. Lantaran para artis terkenal ini dibunuh bukan oleh pembenci mereka melainkan fans mereka. Berikut ini adalah artis-artis dengan kejam oleh fans mereka sendiri.

1. John Lennon


John Lennon adalah salah satu personil band the Beatles yang adalah band terbesar sepanjang masa. John Lennon diketahui meninggal pada 8 Desember 1980 yang disebabkan oleh salah satu fans terbesarnya yaitu Mark David Chapman. Mark David Chapman menembak Lennon sebanyak 5 kali dengan jarak yang cukup dekat menggunakan senjata jenis Charter Arms Undercover .38 Special revolver dan juga memukul Lennon 4 kali di bagian belakang. Setelah Lennon terjatuh, Mark David Chapman tetap berada di posisi tersebut sambil membaca buku The Catcher in the Rye sampai polisi datang dan menangkapnya.


Mark Chapman mengatakan bahwa motivasinya membunuh John Lennon agar selamanya ia akan diasosiasikan dengan John Lennon. Jadi ketika berita apapun tentang John Lennon yang muncul, namanya juga akan disebut.

2. Selena Quintanilla Perez 


Selena adalah seorang penyanyi, penulis lagu, model, aktris, juru bicara, dan perancang mode Amerika. Dan karena kontribusinya pada musik dan fashion membuatnya menjadi salah satu artis Meksiko-Amerika paling terkenal di akhir abad ke-20. Dan karena menjadi salah satu artis paling terkenal kala itu, ia memiliki banyak fans, dan salah satunya adalah Yolanda Saldivar. Yolanda adalah salah satu founder dari fans club Selena yang terbesar. Dan karena Selena seorang yang ramah, akhirnya ia dan Yolanda menjadi dekat kemudian Selena menjadikan Yolanda sebagai asisten pribadinya.


Pada 31 Maret 1995 pukul 11:48 pagi ada reportase 911 yang melapor ke polisi bahwa Selena telah ditembak oleh Yolanda Saldivar. Berikut ini adalah rangkupan pembicaraan 911.

Operator : 911. Dimana lokasimu?
Perempuan : di Hotel Days Inn
Operator : Apa yang terjadi?
Perempuan : Ada seorang berlari di lobi berkata dia ditembak. Dia jatuh ke lantai dan mengeluarkan banyak darah.
Pegawai Hotel : Kamar nomor berapa?
Operator : Umur berapa dia?
Perempuan : Dia terlihat seperti 20 tahun.
Pegawai Hotel : Kamar 158! Siapa yang menembaknya?
Pegawai Hotel : Yolanda
Operator : Apakah dia di lobi sekarang?
Perempuan : Ya bu, dia baru saja pingsan.

Sebelum kejadian, Selena merasa ada yang mencurigakan dengan keuangan yang dipegang oleh Yolanda. Karena itu Selena meminta laporan keuangan kepada Yolanda namun Yolanda malah mengambil pistol dari tas tangannya dan mengarahkannya ke Selena. Namun ketika Selena mau melarikan diri, Yolanda malah menembak Selena mengenai belakang bahunya dan menembus dada bagian kanannya yang mengakibatkan Selena kehabisan banyak darah. Meski sudah terluka namun Selena masih mencoba berlari menuju ke arah lobi dan meninggalkan jejak darah sepanjang 119 meter. Sampai akhirnya ia ambruk di lobi namun Yolanda masih terlihat mengejarnya sambil berteriak, 'Bitch'.

Sebelum Selena akhirnya kehilangan kesadarannya, kata-kata terakhirnya adalah "Yolanda, kamar 158.". Saat semua orang sibuk menolong Selena, Yolanda melarikan diri namun di kejar oleh polisi. Selama lebih kurang 9 setengah jam perselisihan dengan polisi dan FBI akhirnya ia menyerah.

No comments:

Powered by Blogger.