ROMBONGAN WAKIL GUBERNUR KEPULAUAN BANGKA BELITUNG DIKEPUNG MASSA
Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah, beserta dengan para rombongan mengadakan kunjungan di tambang ilegal di Kecamatan Sijuk, Belitung, Kepulauan Bangka Belitung pada Sabtu, 2/11/2019. Namun ternyata kunjungan tersebut tidak mendapat respon baik dari masyarakat setempat. Warga merasa tidak menerima kedatangan para rombongan tersebut sehingga akhirnya mereka melakukan perlawanan.
Kedatangan wakil Gubernur juga turut membawa sebanyak 100 personel Satpol PP yang bertujuan untuk menertibkan tambang timah ilegal tersebut. Massa yang melakukan perlawanan juga merusak tujuh mobil yang dinaiki oleh rombongan.
Kejadian berawal sekitar pukul 13.30 WIB saat petugas Satpol PP berniat menertibkan tambah timah ilegal di aliran Sungai Sengkelik Desa Sijuk. Namun penambang yang kesal akhirnya melakukan tindakan anarkis. Dalam peristiwa tersebut beberapa anggota Satpol PP mengalami luka dan memerlukan perawatan medis.
"Selanjutnya melakukan tindakan penertiban dengan cara membongkar dan juga dibakar, sehingga membuat para penambang emosi dan melakukan perlawanan," kata Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP Maladi.
Sementara kendaraan yang rusak terdiri dari 1 unit truck dinas Satpol PP Beltim, 1 unit truk Dinas Kebersihan Beltim, 1 unit mobil Dinas CRV warna putih yang dikendarai wagub, 1 unit mobil Avanza hitam, 1 unit mobil Suzuki Ertiga abu-abu, 1 unit mobil Suzuki Ertiga putih, 1 unit Mitsubishi Heilux doble kabin warna hitam.
Dan menurut keterangan yang didapatkan, wagub saat ini dalam kondisi aman pasca kejadian tersebut. Pada saat kejadian tersebut berlangsung beberapa rombongan berlari menyelamatkan diri ke dalam hutan.




No comments: