Ads Top

KEBAKARAN DI NEW DELHI KEMBALI MENAWASKAN WARGA


Kebakaran di pasar gandum di ibukota India di New Delhi menewaskan 43 orang. Beberapa dari mereka mati akibat menghirup asap beracun. Associated Press melaporkan pada hari Minggu (8/12) bahwa kebakaran terjadi sekitar jam 5:30 pagi waktu setempat. Menurut kepala pemadam kebakaran, Atul Garg, hingga 25 mobil pemadam telah digunakan di lokasi untuk memadamkan api.

Garg mengatakan dia telah berhasil mengevakuasi 56 orang dari pasar. Menurut dokter yang hadir di Rumah Sakit New Delhi, dr. Kishore Singh, semua korban dibawa pergi. Sementara itu, 15 korban lainnya dirawat karena luka bakar atau keracunan asap. Perdana Menteri India Narendra Modi menyatakan belasungkawa atas insiden tersebut dan para korban meninggal.

"Saya minta maaf untuk mereka yang kehilangan orang yang dicintai, saya berharap mereka yang selamat akan segera pulih," kata Modi di Twitter. Di India, sering terjadi kebakaran karena bangunan tua dan kurangnya peralatan pemadam kebakaran.

Pada 1997, kebakaran di sebuah bioskop di New Delhi menewaskan 29 orang. Sementara itu, pada bulan Februari, 17 orang meninggal akibat kebakaran di sebuah hotel berlantai enam, yang disebabkan oleh kebakaran di dapur di balkon.

No comments:

Powered by Blogger.