Ads Top

KISAH SEDIH SHALFA AVRILA BERNIAT MEMBANGGAKAN NAMA INDONESIA MALAH DITUDUH TIDAK PERAWAN


Berita yang belakangan menarik perhatian publik adalah mengenai seorang atlet senam Sea Games yang harus dipulangkan karena alasan keperawanan. Shalva Avrila Sania, seorang atlet cabang olahraga senam artistik yang harus dipulangkan dari pelatnas karena isu tidak perawan. Shalva masih duduk di bangku sekolah kelas XII di salah satu SMA di Gresik. Ia sendiri mengaku kecewa karena harus dipulangkan karena alasan tersebut. Ia merasa sedih juga kecewa karena hal tersebut juga tidak terbukti secara medis. Ia dipulangkan dua minggu sebelum tim berangkat ke Filipina.


Mengenai isu yang beredar tersebut, PB Persani atau Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia membantah hal tersebut. Ketua PB Persani, Ita Yuliati Irawan, mengatakan bahwa Shalfa dikeluarkan karena prestasinya yang tidak memenuhi kriteria. Posisi Shalfa kemudian digantikan oleh Yogi Novia Ramadhani.

"Di nomor artistik putri ada empat atlet, yaitu Rifda, Amalia, Titalia, Tasya, dan Mutia. Saat kejuaraan di Doha, Tasya mengalami cedera sehingga Shalfa dipanggil menggantikan. Lalu menjelang entry by name, dari hasil Kejurnas, pencapaian Shalfa menurun drastis ke peringkat 37, sementara Yogi di peringkat ketiga," ungkapnya dalam konferensi pers di kantor Kemenpora.

Namun ketika membahas masalah prestasi Shalfa juga memiliki pembelaan tersendiri. Shalfa mengatakan bahwa tim pelatih memintanya untuk memainkan dua jenis alat saja ketika berlatih. Alasan dari tim pelatih adalah untuk menghindari cedera sebelum berangkat ke Filipina. Sedangkan atlet cabang senam yang lain tetap diminta untuk memainkan empat jenis alat.

"Sebagus apapun, kalau hanya main dua jenis alat saja nilainya tetap kalah dengan yang main empat alat, jadi alasan prestasi menurun untuk mencoret saya sangat tidak tepat," jelasnya.

Shalfa sendiri mengaku kecewa dan banyak dirugikan terkait isu yang sudah beredar luas mengenai dirinya yang sudah tidak perawan. Saat ini Shalfa hanya ingin meminta untuk pengembalian nama baiknya.

No comments:

Powered by Blogger.